curhat dan cerita, resensi versi gabyDecember 6, 2009 10:06 pm

Hiaaattt! Gue dah lama nggak ngeblog. Sejak gue menjadi terlalu keren untuk bisa online dapet banyak banget tugas dari sekolah. Kemaren gue sama temen-temen gue ngerayain ultahnya Nikol sama Udin lohhh! Pertama kita ketemu di Spageddies di Sency, terus kita nungguin beberapa orang laennya untuk dateng. Biasalah, mereka yang tukang ngaret. Gue juga ngaret sih. Bweks.

To the point ajah, hari ini gue akan ngebahas tentang pelm yang baru-baru ini baru aja baru diputar baru. Halah. Ada yang bisa tebak judulnya? Salah! Bukan! Ngaco! Eh, belom dijawab yah? Hahaha. Maap-maap. Iya, pelm tersebut berjudul *drumrolls* New Moon!~ (Jujur, gue jadi kagok sendiri gara-gara dah lama banget meninggalkan blog gue tercinta ini. Maafkan diriku oh, Ohgreen… T^T).

 http://www.drafthouse.com/winchester/admin/Images/new-moon-poster2-692x1024.jpg

Nah, New Moon adalah sequel dari Twilight. Di sini menceritakan tentang Bella yang udah lovey dovey dengan Edward. Bayangin aja, masa cipokan di tempat parkir sekolah. Kalo di sekolah gue mah, dah dijamin jadi tontonan satpam diskors ato bahkan dikeluarin dari sekolah. Nah, pada ultah Bella ke yang 18, para Cullen-cullen mengundang Bella ke rumah mereka untuk mengadakan party. Mereka memberi hadiah pada Bella, Bella menerima sambil sok maloew-maloew dan…. deg deg deg deg… "Oh! Papercut." Dan… Jasper nggak tahan untuk menghisap darah Bella, dia langsung menerjang Bella, tapi terlambat, Edward menepisnya dan mendorong Bella agar menjauh. Eh, malah Bella kena pecahan kaca dan darah demi darah (apasih) menetes.

Iya, betul, guys. Cuman gara-gara masalah sepele gitu doang, para vampir ganteng-ganteng dan cantik-cantik itu memutuskan untuk pergi meninggalkan Forks. Bella yang depresi karena kenyataan ini pun bertemu kembali dengan Jacob, teman lamanya itu. Jacob membuat hari Bella lebih baik dan mereka pun bisa dibilang ‘jadian’. Pas lagi anget-angetnya (Secara badan Jacob tuh anget banget), Alice dateng dan mengabarkan bahwa Edward mau bunuh diri. Bella langsung meninggalkan Jacob dan pergi menyelamatkan Edward. (Najis, bagian ini lebay banget, sumpah).

Pokoknya intinya gitu deh. Menurut gue, ni cerita sih oke yah. Romantis banget dan Jacob alias Taylor Lautner tuh HOT HOT HOTTTTT abiesh! Gila, setiap kali gue ngeliat mukanya, pasti langsung kayak mau meleleh gitu. Hahaha. Sayangnya, jujur, gue kurang suka sama yang maenin perannya Bella alias Kristen Stewart. Oke lah, dia emang gorgeous banget. Tapi ekspresinya itu loh. Datar banget. Nada suara pun nggak beda sama ekspresi muka. Yang nonton (baca: gue) pun jadi bosen juga ngedengerin suaranya yang emang begitu. Hanya 1 scene yang menurut gue dia ada nada: pas Bella ngomong ujan-ujanan dengan Jacob.

Serius deh, coba bandingin cara ngomongnya Bella sama cara ngomongnya Jessica. Beda banget kan? Well, ini sih cuman menurut gue sih. Ada juga yang ngira it’s a good thing cuz that means Bella’s special and unique. But still… Dan juga ada beberapa scene dalam buku yang nggak diceritakan di pelmnya. Kayak pas bagian akhir, di buku kan diceritain tentang Bella yang dihukum ma bokapnya gara-gara ketauan naek sepeda motor guede kayak babon itu. Sedangkan di pelm… R-A-H-A-S-I-A. Hahaha. Gue nggak mau jadi spoiler ah, kasian yang belom nonton. Ntar blog gue digaplokin lagi. Kan kasian.

Eh tapi nggak rugi loh nonton ini pelm. Bagi Team Jacob, YOU WILL SOOOOO BE IN LOVE WITH HIM!!! Jacob looks super duper HHHHHHHHHOOOOOOOOTTT I can’t even stand it! Bagi Team Edward, you will find Edward hot too and possibly (just possibly) be in love with Jacob too cuz his bare chest just makes you melt… Hey, not just the actors. The movie is also full of love and care. Tho some parts may be found a bit… dramatic, like the part when Edward fights with the Volturi guy till they break the stairs. Oh and btw, those Volturis look like gay. No offense.

Yak, segitu dulu deh hari ini. Gue sedikit baru mulai nulis blog lagi jadi nggak terbiasa nih. Haha. Bye everybodieh! Gbua!~

opini gue dan sharing, gambar dan foto, resensi versi gabyJuly 18, 2009 3:48 pm

Hehehe. Lagi iseng aja ama judul-judul postingan. Emang sih, kedengerannya rada-rada aneh, tapi ya sudahlah. Namanya juga blog orang aneh, pasti judul-judul dan isinya juga aneh. Wkwkwk. To the point ajah.. GW UDAH NONTON HARRY POTTER 6 LOHHH!!! Yayyyyy!!!~ Pas tanggal 16 July, di mana gw ada di Singapur dan Jakarta. Hah? Singapur ama Jakarta? Maksut? Iya, jadi paginya gw di Singapur, malemnya di Jakarta. Hehehe.

http://www.filmgrenade.com/wp-content/uploads/2009/05/harry-potter-6-poster-450x697.jpg


Jadi 2 hari sebelom film Harry Potter ini ditayangkan di Singapur, gw minta temen gw tercinta yang amat sangat haitek ini untuk memesan 3 tempat di bioskop yang menayangkan Harry Potter. Kasian juga sih dia, karena dia harus nyari jam tayang yang paling pagi gara-gara siangnya gw harus ke Changi untuk pulang ke Hometown gw tercinta. Tapi biarin ah, dia yang nawarin juga ini. xP

Dan, hebatnya! Dia menemukan tempat yang amat sangat bagus sekali. Tepat di tengah dan di depan pas layarnya. Mantab! Gw sampe pengen nangis terharu. Huhuhu. Repot amat sih lo sampe mesen-mesen tiket sama booking tempat dulu pas pelm langsung mulai. Nyabar aja, kenapa?! Yup, pikiran itu yang mendadak meleset di kepala gw. Err.. Yah, jawaban gw gampang aja sih: GAK TAHAN.

Plis deh ya, Harry Potter tuh dah gw tunggu-tunggu sejak taon lalu. Ternyata diundur, itu pun gw udah sabar-sabar nungguin. Nggak mungkin gw melepaskan kesempatan emas, eh platinum aja deh, ini! Gila aja lo. Dan gw memang beruntung. Ternyata tiket Harry Potter langsung abis. Untung gw beli saat itu, coba kalo nggak gw pasti nunggu seminggu lagi baru bisa nonton dengan tenang.

Anyways, ceritanya oke-oke aja. Meskipun yang di buku jauh lebih bagus. Iya lah, bukunya kan tebel banget dan detil banget, sedangkan kalo pelmnya persis di buku, bisa-bisa baru selesai setelah 8 jam. Hahaha. Lumayan banyak juga perubahan. Contohnya di buku kan yang Harry Potter ngeliat masa lalu di the Pensive ato apalah namanya itu ada banyak banget, sedangkan di pelmnya cuman 3 kali. Dan yang ketiga kalinya pun cuman ulangan dari yang kedua tapi diubah dikit karena ternyata yang kedua itu ‘fake’ alias palsu.

Pelmnya yang keenam ini pun menurut gw adalah pelm yang paling kocak dari pelm-pelm Harry Potter sebelumnya. Di sini, para tokoh lebih menunjukan sense of humornya. Dan percintaannya pun lebih banyak. Intinya, lebih lucu dan lebih romantis. Hehehe. Yes, it is soooo my genre. Comedy, romance, fantasy and adventure. Tapi karena gw udah baca bukunya duluan, pelmnya jadi terasa beda. Jadi ya rada gimana gitu… Hehehe

Ceritanya sih gitu-gitu aja. Mengenai Harry Potter di Hogwarts membantu Dumbledore mengalahkan Voldemort. Dan Draco Malfoy yang super ganteng abis ajigileeee pengen jadi Death Eater kayak bapaknya tercinta. Nah, di Harpot yang keenam ini, yang jadi Potions teachernya adalah temen Dumbledore bernama Horace Slughorn. Sedangkan Snape jadi Defense of the Dark Arts teacher. Pada saat pelajaran Potions, Harry Potter mendapatkan buku yang dulu dimiliki oleh the Half Blood Prince.

Apa sih yang spesial dari bukunya? Di buku tersebut, banyak banget coretan-coretan koreksi. Karena koreksi tersebut, Harry jadi dikenal sebagai seorang yang jenius di Potions oleh Cornelius Fudge. Dumbledore menyuruh Harry mendekati Fudge karena ada yang harus diminta Harry dari Fudge. Ada yang bisa nebak apa benda tersebut? x)

Di sini juga dibuka rahasia kenapa Voldemort walaupun udah dibunuh berkali-kali tetep aja idup. Juga mengenai hubungan cinta Ron dengan Lavender Brown. Ada yang bisa nebak siapa yang bakalan cemburu dengan kenyataan tersebut? Hihihi, nonton aja pelmnya yahh~

Btw, setelah gw nonton pelmnya, gw jadi ngefans abis sama Tom Felton! Tom Felton itu yang maenin tokoh Draco Malfoy di Harry Potter. Dulu pas masih Harry Potter 3, gw sih cuman sekedar nganggep Tom Felton tokoh yang paling ganteng di Harpot, sekarang gw cinta mati deh ama dia! Sumpah ganteng bangetttt!!!

http://imstars.aufeminin.com/stars/fan/tom-felton/tom-felton-20051031-81247.jpg http://www.twilightseries.ca/wp-content/uploads/2009/03/werewolf-taylor-lautner-new-moon.jpg
Kiri: Tom Felton; Kanan: Taylor Lautner

Jujur, posisi Taylor Lautner sebagai my number ONE male actor jadi tergeser. Hehehe. Sekarang di peringkat pertama adalah Tom Felton. Taylor Lautner jadi nomer 2. Huhuhu, maafkan diriku Taylor, cintaku, tapi aku sudah terpikat oleh pesona Tom. Kau harus lebih memikat yah laen kali.

Sekian dari gw, LOVE YA TOM!!!! xD Hehehe.

curhat dan cerita, resensi versi gabyMay 29, 2009 4:22 pm

Kemaren, people, gw dan temen-temen gw berduabelas pergi ke Senayan City untuk ngerusuh! Kita mengobrak abrik toko maenan, kita makanin baju-baju yang dijual dan kita curi semua tissue yang ada di sana. Halah, nggak lah. Ai hanya bercanda.

Di sana, tujuan kita yang nomer 1 adalah…. *drumrolls* bertemu dengan temen-temen dan nonton Terminator bareng.

File:Terminator-salvation-poster.jpg

Termintor ini menceritakan tentang seorang pria perkasa (nyehehehe) bernama Marcus yang menjual tubuhnya untuk penelitian. Di tempat laen, seorang pria perkasa nomor 2 bernama John Connor ini menemukan bahwa Skynet akan membuat Terminator tipe terbaru yang dinamakan T-800.

Buru-buru ia memberitahukan masalah ini kepada ketuanya yang gw nggak tau namanya siapa. Saat itu, mereka menemukan cara untuk membuat para Terminator ini ‘mati’, yaitu dengan memakai signal yang mempunyai frekuensi tertentu.

Balik lagi ke Marcus, yang baru saja diselamatkan oleh Kyle Reese dari Terminator tipe T-600. Kyle Reese ini ternyata adalah ayah dari John Connor yang diincar Skynet. Mereka menerima pesan lewat radio oleh John Connor dan memutuskan untuk pergi mencari The Resistance. Dalam perjalanan mereka, mereka harus menghadapi banyak Terminator. Kyle, Star (anak kecil yang bersamanya) serta beberapa orang yang dekat mereka ini tertangkap. Marcus yang tidak bisa menyelamatkan mereka ini pun segera lari mencari bantuan dari The Resistance.

Pada perjalanan Marcus, ia bertemu dengan seorang wanita bernama Blair. Saat jalan menuju markas The Resistance, Marcus terkena ranjau magnetik. Blair pun membawanya ke markas dan ia diteliti oleh John Connor. Ternyata, Marcus bukanlah manusia biasa. Ia adalah cyborg yang mempunyai organ manusia buatan. Meskipun begitu, Marcus tetap menganggap dirinya manusia biasa.

John dan Marcus mempunyai keinginan yang mirip. John ingin menyelamatkan Kyle Reese, Marcus ingin mengetahui siapa yang menciptakannya. Keinginan mereka ini ada di tempat yang sama yaitu di markas Skynet.

Bersama, mereka menghancurkan markas tersebut dan menyelamatkan tahanan-tahanan di sana.

Menurut gw, ceritanya sih oke banget! Keren bok! Idenya pun luar biasa. Emang sih, buat gw ceritanya rada-rada bikin bingung gitu. Susah dimengerti walaupun pada akhirnya gw ngerti juga sih. Jadi sepanjang film, kerjaan gw itu mikir-mikir. Karena terlalu mikir, alkisah gw bisa ketawa-ketiwi sendiri dan dianggap sebagai orang sableng dari RSJ yang nyasar masuk bioskop.

Tapi beneran deh, ada dialog yang bener-bener bikin gw ketawa. Contohnya ini:

*tengah-tengah argumen tentang Marcus yang meminta John untuk percaya kepadanya sambil menodong pistol*
Marcus: (dengan muka robek-robek sehingga metal-metal dibawah kulitnya terlihat jelas) Look at me!
John: (melihat Marcus dengan tatapan sok serius) Yea, that’s the reason why I don’t trust you.

Ngerti? Jadi Marcus mau memperlihatkan wajahnya yang serius sedangkan John mikir bahwa makin dia lihat wajah asli Marcus, makin sulit untuknya untuk percaya kepada Marcus. Kasian deh lo…

Anyways, setelah kita nonton, kita jalan-jalan sebentar ke Timezone untuk maen-maen nggak jelas, TGA untuk beli-beli buku, Gelatisimo (yang dobel apanya sih? Huruf ’s’, ‘t’ ato ‘m’? I have no idea) untuk beli es krim lalu memakannya (baca: membaca buku yang dibeli di tempat nyaman) lalu makan malem di Hotshot (with ’s’ or not yah? Argh, kenapa nama restoran harus haitek-haitek begini?? Bikin bingung.) karena terpikat oleh poster diskon 50% dengan kartu Mandiri.

Dan sepanjang hari itu, kerjaan kita hanya merusuh. Kita ambil contoh pas yang sebelom nonton. Kita makan siang dulu di Food Court. Sebelum selesai makan, kita ngomongin tentang LDR. Ada yang tau kepanjangan LDR apa? Betul sekali, Long Distance Relationship. Mendadak, temen gw, Chelle, bilang kalo LDR itu adalah Lepanjhangh Dhejharakh Rehubhunganh.

Kita pun menghabiskan waktu bermenit-menit hanya dengan 3 kata mematikan itu. Tiba-tiba, temen gw yang namanya sama dengan gw alias Gaby, bilang kalo LDR di film Kambing Jantan adalah Long D*ck Reduction (baca: sunat).

Bermenit-menit pulalah kita habiskan karena kata-kata mematikan itu. Merusuh bukan?

Cukup sampe di sini dulu yah. X) GBUA~~~

curhat dan cerita, resensi versi gabyMay 27, 2009 4:01 pm

Emang sialan banget hari-hari ini. Gw, Gaby keren yang jarang banget sakit ini pun akhirnya kena flu berat! Aaaargh! Dan menurut teorinya Gabyyangamatsangatdiragukan, sakit ini adalah hasil dari kemalasannya. Males minum vitamin, males minum air, males makan, males tidur, dan males-males laennya.

Kemaren, gw yang seharusnya gagah perkasa, jadi lemah lembut lesoy letih lesu. Benar-benar memalukan! Pas les, gw jalan udah kayak orang buta yang lupa bawa tongkat dan kacamata hitamnya. Megang-megang apapun yang kuat menahan tubuhnya.

Les pun jadi nggak minat sama sekali. Pertanyaan-pertanyaan yang dikasi sama sang guru pun gw jawab dengan asal-asalan. Hasilnya dijamin tidak menyenangkan. Otak gw nggak bisa konsentrasi sama sekali bok. Maunya mikirin jawaban, eh, malah Ijo yang di kepala terus. XP

Yeee!! Itu mah namanya kangen! Bukan sakit, dodol! Eh! Jangan salah! Gw emang sakit kok. Pilek beneran! Sumpah deh. Perlu bukti? *sambil menyodorkan tempat sampah yang penuh dengan tissue bekas ingus*. Mata indah gw dari kemaren nggak habis-habisnya ngeluarin air mata. Hidung pun nggak mau kalah. Terus-terusan memproduksi ingus. Alkisah, tissue yang biasanya gw pake buat melap sesuatu pun jadi korban kena ingus dan air mata.

Karena gw nggak tega melihat box tissue mulai kurus, gw pun mencoba buang ingus versi Go Green, yaitu dengan memakai saputangan. Ternyata, pake saputangan lebih enak, guys! Dijamin nggak akan pernah robek, dan juga dijamin nggak akan pernah tega dibuang. Dan gw cuman pake 1 (satu) saputangan loh! Padahal kalo pake tissue bisa sampe 5 dalam waktu 2 menit.

Eh iya, gw juga baru selesai baca buku karya Valleria Verawati yang berjudul ‘Nggak Usah Jaim Deh!’.

http://3cha.files.wordpress.com/2008/01/ngak.jpg

Ceritanya tentang seorang anak bernama Rhea yang ayahnya adalah Kepala Sekolah sekolahnya yang terkenal sangat disiplin. Apapun yang dilakukan Rhea di sekolah pasti diketahui oleh sang ayah. Mangkanya Rhea nggak berani berbuat sesuatu yang melanggar peraturan.

Sampe suatu hari, Rhea dipaksa oleh ayahnya untuk les pelajaran. Gurunya yang bernama Nico ini sih ganteng banget, tapi jaimnya luar biasa! Gimana yah nasib si Rhea? Apalagi Felix, cowok paling populer di sekolahnya ternyata suka ama Rhea. Apa Rhea akan menerima Felix? Apakah Rhea akan backstreet? Kalo penasaran, baca dong bukunya!

Wkwkwk. Gila yah, gw dah kayak promosi gitu. Menurut gw ceritanya oke lah. Meskipun ada bagian-bagian yang kurang detil, kayak kasusnya Betet sama Marcia. Kurang diceritain tuh. But overall, lumayan. X)

Btw, gw mau bilang selamat kepada temen baek gw yang bernama Caldera (nama samaran), yang beberapa hari yang lalu baru saja menobatkan dirinya sebagai ‘taken’. Hihihi.

Sekian dari gw, terima kasih.

resensi versi gabyMay 26, 2009 3:02 pm

…And how lazy I can be.

Duh, beberapa hari ini semangat post gw menghilang secara mendadak nih! Gawat gawat gawat. Yang post tentang Bali gw cancel aja deh. Baru nulis day 1 aja dah mau nyebur ke laut rasanya. Hahaha. Maap atas kemalasan gw ini yah. Mohon dimaafkan. Tapi meskipun begitu, bukan berarti kalian nggak bisa ngebaca tentang hari-hari gw dan temen-temen gw di Bali. Masih ada temen gw, Chelle, yang siap menemani lu semua untuk mencari tau tentang hari-hari gw di Bali. Silahkan buka post ini, ini, ini, ini dan ini.

Oleh karena itu, untuk permintaan maaf, gw akan teriak sekencang-kencangnya "Gaby paling keren!!". Yang laen boleh ikut teriak juga kalo mau. Anyways, kemaren gw abis nonton Night at the Museum 2: The Battle of the Smithsonian. Inilah poster film tersebut:

File:Night at the Museum 2 poster.jpg

Ceritanya mengenai Larry Daley yang kini bekerja di perusahaan Daley Devices. Ia tidak lagi menjadi satpam di sebuah museum. Ternyata, museum tersebut akan menggantikan barang-barang lama (yang bisa hidup itu) menjadi lebih canggih dan bisa bergerak. Ada sih, beberapa yang nggak dibuang ke Museum Smithsonian, seperti tablet yang dimiliki oleh Akhmunrah. Tablet tersebut adalah tablet yang membuat barang-barang mati jadi hidup. Dan kakak Akhmunrah yang bernama Kahmunrah ini mengincar tablet tersebut. Terjadilah perang antar barang0barang museum untuk memperebutkan tablet tersebut.

Menurut gw, ceritanya sih kocak banget. Actingnya bagus, accentnya bagus, gambarnya bagus. Tapi ada satu kekurangan menurut gw. Ceritanya kurang seru. Gw kan nonton 2 kali. Nah, yang kedua kalinya ini rasanya boseeeennnn banget. Jadi bagus kalo ditonton sekali aja. Seharusnya pelm yang bagus ini menurut gw nggak akan pernah membuat para penonton bosen untuk nonton lagi.

Dan 1 lagi, cerita pelm ini rada-rada geje. Oke sih, idenya keren dan kreatif. Tapi beneran deh. Geje bangets. Jadi membuat kesan kalo itu pelm untuk anak-anak kecil. Well, itu sih opini gw yah. No offense. Hehehe.

Oh iya, gw juga udah selesai baca novel karya Sophie Kinsella yang berjudul Confessions of a Shopaholic. Gw kira novel tersebut ceritanya pasti bakal kayak pelmnya. Tapi ternyata beda banget. Padahal gw suka banget ama cerita dari pelm. Emang sih, mirip-mirip gitu. Tapi bagian-bagian yang gw paling suka itu malah nggak ada di buku. Huhuhu. Contoh: di pelm tertulis bahwa Rebecca dipanggil Girl with green scarf ato ya mirip-mirip gitu lah, tapi di buku ini sama sekali nggak ada. Dan pertemuan Rebecca dengan Luke pun berbeda.

Sampe-sampe gw sempet mikir, mungkin gw beli buku yang berbeda kali yah… Tapi gw cek judulnya, ISBN blablabla itu bener kok. Lumayan kecewa juga sih. Tapi apa boleh buat. Udah beli ini. XD

Segini dulu yah post hari ini. Gw bener-bener lagi males banget. Bye, guysss~