Hiaaattt! Gue dah lama nggak ngeblog. Sejak gue menjadi terlalu keren untuk bisa online dapet banyak banget tugas dari sekolah. Kemaren gue sama temen-temen gue ngerayain ultahnya Nikol sama Udin lohhh! Pertama kita ketemu di Spageddies di Sency, terus kita nungguin beberapa orang laennya untuk dateng. Biasalah, mereka yang tukang ngaret. Gue juga ngaret sih. Bweks.
To the point ajah, hari ini gue akan ngebahas tentang pelm yang baru-baru ini baru aja baru diputar baru. Halah. Ada yang bisa tebak judulnya? Salah! Bukan! Ngaco! Eh, belom dijawab yah? Hahaha. Maap-maap. Iya, pelm tersebut berjudul *drumrolls* New Moon!~ (Jujur, gue jadi kagok sendiri gara-gara dah lama banget meninggalkan blog gue tercinta ini. Maafkan diriku oh, Ohgreen… T^T).

Nah, New Moon adalah sequel dari Twilight. Di sini menceritakan tentang Bella yang udah lovey dovey dengan Edward. Bayangin aja, masa cipokan di tempat parkir sekolah. Kalo di sekolah gue mah, dah dijamin jadi tontonan satpam diskors ato bahkan dikeluarin dari sekolah. Nah, pada ultah Bella ke yang 18, para Cullen-cullen mengundang Bella ke rumah mereka untuk mengadakan party. Mereka memberi hadiah pada Bella, Bella menerima sambil sok maloew-maloew dan…. deg deg deg deg… "Oh! Papercut." Dan… Jasper nggak tahan untuk menghisap darah Bella, dia langsung menerjang Bella, tapi terlambat, Edward menepisnya dan mendorong Bella agar menjauh. Eh, malah Bella kena pecahan kaca dan darah demi darah (apasih) menetes.
Iya, betul, guys. Cuman gara-gara masalah sepele gitu doang, para vampir ganteng-ganteng dan cantik-cantik itu memutuskan untuk pergi meninggalkan Forks. Bella yang depresi karena kenyataan ini pun bertemu kembali dengan Jacob, teman lamanya itu. Jacob membuat hari Bella lebih baik dan mereka pun bisa dibilang ‘jadian’. Pas lagi anget-angetnya (Secara badan Jacob tuh anget banget), Alice dateng dan mengabarkan bahwa Edward mau bunuh diri. Bella langsung meninggalkan Jacob dan pergi menyelamatkan Edward. (Najis, bagian ini lebay banget, sumpah).
Pokoknya intinya gitu deh. Menurut gue, ni cerita sih oke yah. Romantis banget dan Jacob alias Taylor Lautner tuh HOT HOT HOTTTTT abiesh! Gila, setiap kali gue ngeliat mukanya, pasti langsung kayak mau meleleh gitu. Hahaha. Sayangnya, jujur, gue kurang suka sama yang maenin perannya Bella alias Kristen Stewart. Oke lah, dia emang gorgeous banget. Tapi ekspresinya itu loh. Datar banget. Nada suara pun nggak beda sama ekspresi muka. Yang nonton (baca: gue) pun jadi bosen juga ngedengerin suaranya yang emang begitu. Hanya 1 scene yang menurut gue dia ada nada: pas Bella ngomong ujan-ujanan dengan Jacob.
Serius deh, coba bandingin cara ngomongnya Bella sama cara ngomongnya Jessica. Beda banget kan? Well, ini sih cuman menurut gue sih. Ada juga yang ngira it’s a good thing cuz that means Bella’s special and unique. But still… Dan juga ada beberapa scene dalam buku yang nggak diceritakan di pelmnya. Kayak pas bagian akhir, di buku kan diceritain tentang Bella yang dihukum ma bokapnya gara-gara ketauan naek sepeda motor guede kayak babon itu. Sedangkan di pelm… R-A-H-A-S-I-A. Hahaha. Gue nggak mau jadi spoiler ah, kasian yang belom nonton. Ntar blog gue digaplokin lagi. Kan kasian.
Eh tapi nggak rugi loh nonton ini pelm. Bagi Team Jacob, YOU WILL SOOOOO BE IN LOVE WITH HIM!!! Jacob looks super duper HHHHHHHHHOOOOOOOOTTT I can’t even stand it! Bagi Team Edward, you will find Edward hot too and possibly (just possibly) be in love with Jacob too cuz his bare chest just makes you melt… Hey, not just the actors. The movie is also full of love and care. Tho some parts may be found a bit… dramatic, like the part when Edward fights with the Volturi guy till they break the stairs. Oh and btw, those Volturis look like gay. No offense.
Yak, segitu dulu deh hari ini. Gue sedikit baru mulai nulis blog lagi jadi nggak terbiasa nih. Haha. Bye everybodieh! Gbua!~





